Selasa, 16 Agustus 2011

SENANDUNG IBU PERTIWI YANG MENANGIS

seekor kura-kura
berjalan merayap mengelilingi perapian yang membara
tapi langkahnya terhenti
bara-bara panas berhamburan
meledak membual panasnya
seperti tabung-tabung hijau di dapur rumah sebelah
ingin rasanya berteduh
tapi pohon-pohon telah tindas
terbujur kaku ditebas nafsu yang tak pernah henti
dia hanya inginkan hangat ketika pagi menjelang
dingin tak terhingga
di tengah kemarau yang meranggas hari




di sebelah
burung sawah kakak beradik
lelap diantara batang-batang padi
menekur menapaki langkah yang seret
tak ada lagi pijakan yang bisa hantarkan tentram
padahal mereka berada diantara padi-padi yang menguning
siap dipangkas petani


jalan-jalan yang tetap berdebu
penuh bendera warna-warni
memikul barisan bersama sang umbul-umbul
hiruk pikuk di tiap beranda
membincangkan tahun 45, hari kemarin, hari ini
serta keluh akan hari esok yang padahal belum datang


di atas singgasana yang megah
sang raja sibuk dengan pakaian dan ketampanannya
tak hendak setitik nila kotori mahkota
tak mau ada sehelai benang terlepas dari bajunya
tak ingin sedikitpun hela nafas terhenti mengagungkannya
sehingga sedikit waktu bisa terluang
demi rakyatnya yang semakin bingung dan hidup penuh takut
baginya tampilan terlalu lebih berharga


ternyata seekor kura-kura masih lebih cepat
dari tindakan yang terus saja terlambat
burung-burung sawah pun lebih mampu berbuat
walau harus bermandi lumpur di sawah yang pekat
begitu juga seruling anak gembala
masih lebih bisa bersuara jelas
daripada kata-kata yang tak pernah tahu dimana makna isinya


dan di jalanan yang kering
ibu pertiwi masih terisak menangis
sendirian berjalan menelusuri pinggiran trotoar
ketika kereta sudah berangkat tergesa
dan mata-mata memandang tak ada iba
sang khatulistiwa seakan tak punya lagi martabat
ketika bocah kemarin sore pun sudah berani
menginjak-injak hati menghina mendera perasaan


dan ibu pertiwi semakin tersedu
menangis tak henti …


sejuta tanda tanya dibenaknya…
masihkah esok ......................... Indonesia Raya akan berkibar ???


Merdeka !!!

garut, 16 agustus 2016


Tidak ada komentar:

Posting Komentar