biarkan kesombongan
berjalan mengikuti alurnya
nanti pun akan tumpah dengan sendiri
dan mengalir menurut kehedak hati
karena semua masa
punya pengganti yang menunggu di ujung hari
ketika hati bicara pada perasaan
maka rasa tertumpah ke kosong nurani
ketika nurani mengajak segala keinginan
keinginan hinggap penuhi fikiran
ketika fikir menengadah ke semua rencana
rencana tak sanggup tanpa hidup
ketika hidup menanti akan takdir
maka takdir hanya jalani apa yang dikehendaki-Nya
tak ayal, sebenarnya apa
riwayat yang akan kita tulis
dan cerita yang kan kita lalui,
hitungan itu terus berjalan
melewati kosong kisi-kisi waktu
dan lalu bila kita maknai
sebenarnya siapa kita
telusurilah segala perasaan
niscaya kan kau temukan
semua hanyalah gambaran
dari nurani yang beku
dan hati yang berperilaku
garut, 8 oktober 2007 (26 ramadhan 1428 H)
Senin, 08 Oktober 2007
Selasa, 10 April 2007
SALAM KEPADA ALAM
pagi matahari …
pagi semua …
jalani hari ini dengan tanpa kesah
karena kau hanya akan menambah buram saat ini
ketika zaman yang mulai menampakkan kelam
ya …
lembayung di ufuk barat pertanda segera malam
tempat sembunyi sang surya dikala petang
halo sore …
halo perasaan …
diamkan dirimu menghadapi remang-remang
biasakan hatimu tuk sanggap gulita
kalau pun ada yang dinanti
adalah rembulan … sabitnya saja pun tak apa
halo malam …
halo kelam …
gelap tak menjadi halang
bagi degup jantung tuk berlari
mengejar impian yang seminggu lalu pergi
menatap rencana yang kemarin singgah
kemudian berlalu dengan kereta takdir
halo purnama …
halo harapan …
tak tertahan waktu yang berganti
meniti menuju fajar esok pagi
bila nanti terdengar beduk
jangan kau biar kantuk berlalu
karena khayal tak pernah bertanya
bila ia ingin datang dan pergi
halo esok …
pagi dunia …
aku kembali …
mulai lagi ke
awal perjalanan kemarin
Cigadog, 10 April 2007
pagi semua …
jalani hari ini dengan tanpa kesah
karena kau hanya akan menambah buram saat ini
ketika zaman yang mulai menampakkan kelam
ya …
lembayung di ufuk barat pertanda segera malam
tempat sembunyi sang surya dikala petang
halo sore …
halo perasaan …
diamkan dirimu menghadapi remang-remang
biasakan hatimu tuk sanggap gulita
kalau pun ada yang dinanti
adalah rembulan … sabitnya saja pun tak apa
halo malam …
halo kelam …
gelap tak menjadi halang
bagi degup jantung tuk berlari
mengejar impian yang seminggu lalu pergi
menatap rencana yang kemarin singgah
kemudian berlalu dengan kereta takdir
halo purnama …
halo harapan …
tak tertahan waktu yang berganti
meniti menuju fajar esok pagi
bila nanti terdengar beduk
jangan kau biar kantuk berlalu
karena khayal tak pernah bertanya
bila ia ingin datang dan pergi
halo esok …
pagi dunia …
aku kembali …
mulai lagi ke
awal perjalanan kemarin
Cigadog, 10 April 2007
Langganan:
Postingan (Atom)

